5 Fakta Penting Seputar Mr P Ini Layak Diketahui

Saat berbicara tentang sistem reproduksi pria, biasanya ukuran penis atau kemampuan ereksi pria menjadi bahan obrolan bagi para wanita. Tak sedikit yang mengeluhkan bagaimana performa pasangannya di ranjang.

Sebelum membicarakan tentang penis atau kemampuan pasangan di ranjang, tak ada salahnya jika Anda mengetahui terlebih dulu fakta-fakta seputar penis berikut yang sering diabaikan, baik oleh pria maupun wanita:

1. Kesehatan fisik dan penis pria saling berkaitan

Jika akhir-akhir ini kemampuan ereksi pasangan sedikit menurun, cobalah untuk menilik bagaimana pola hidup si dia. Sebab, kurang istirahat atau pertambahan bobot bisa berpengaruh pada disfungsi ereksi yang dialami pria.

“Obesitas juga membuat penis pria tertutup timbunan lemak sehingga terlihat lebih kecil. Penyakit lain seperti diabetes pun bisa memengaruhi kesensitifan penis dan kemampuan ereksinya,” tutur urolog di University of Texas Medical Branch, Joseph Sonstein, MD.

2. Penis tak bertulang

Ungkapan penis patah hanyalah mitos sebab penis tidak memiliki tulang, hanya jaringan berserat sehingga ketika ereksi, mengalirlah darah ke sana hingga penis bisa tegak.

“Penis patah itu tidak, yang ada cedera atau trauma karena penis tidak terdiri dari tulang, hanya jaringan-jaringan yang nantinya berisi aliran darah saat ereksi,” tutus dr Nugroho Setiawan SpAnda dari RSUP Fatmawati.

3. Ukuran penis penting bagi pria

Berdasarkan buku ‘The New Naked: the Ultimate Sex Education for Grown-Ups’ karangan urolog Harry Fisch, MD, rata-rata panjang penis pria yakni 7,5 cm dan 11-15 cm saat ereksi. Meski begitu, sebuah studi terbaru menyebutkan banyak pria yang merasa tertekan atau stres karena ukuran penis mereka.

“Sebenanrnya ukuran penis tidak masalah, yang penting saat berhubungan intim adalah besar dan kemampuan penis saat ereksi,” kata seksolog dr Andri Wanananda MS.

4. Pria bisa saja memperbesar penisnya

Merasa tak puas dengan ukuran penisnya, sekelompok pria di Italia mencoba melakukan metode ‘Traction’ yakni menggunakan semacam alat untuk meregangkan penisnya beberapa jam setiap hari selama satu bulan. Mereka melaporkan penisnya bisa bertambah 1,5-2,5 cm.

Jika Anda ingin cara yang tidak menyaktikan, studi dalam The Journal of Sexual Medicine menemukan bahwa seks oral bisa membuat ukuran penis lebih besar dibandingkan dengan metode lainnya.

5. Semen hanya mengandung sedikit kalori

Semen atau cairan sperma kerap kali dianggap sebagai sesuatu yang bernilai gizi dan bermanfaat bagi kesehatan wanita, misalnya menghaluskan kulit. Nyatanya, semen terdiri dari beberapa zat seperti asam sitrat, asam amino, fruktosa, enzim dan air.

“Kandungan-kandungan itu untuk menunjang kehidupan si spermanya. Dibilang sperma bisa menghaluskan kulit karena kandungan spermin-nya, saya memang pernah dengar tapi saya sendiri belum menemukan buktinya itu,” dr Johannes Soedjono, M.Kes., SpAnd, spesialis andrologi Unit Kesehatan Reproduksi/Andrologi RS AL Dr Ramelan, Surabaya.