4 Gaya Bercinta yang Cocok Dilakukan Saat Quickie

Tersedia waktu yang tidak banyak bukan halangan bagi pasangan suami istri (pasutri) untuk bercinta. Sebab, seks kilat bisa menjadi salah satu solusinya.

Nah, ketika hendak menerapkan seks kilat, ada beberapa posisi yang disarankan sehingga kegiatan bercinta makin menyenangkan dan menggairahkan meski sebentar. Dikutip detikHealth dari berbagai sumber, berikut ini posisi yang bisa diterapkan dalam seks kilat:

1. Woman on top

Pakar seks Emily Morse mengatakan posisi woman on top atau cowgirl bisa memberi rangsangan optimal pada klitoris wanita sehingga membuat istri lebih cepat mencapai orgasme. Kemudian, pemandangan tubuh istri yang dapat disaksikan suami dari bawah juga bisa menambah gairah suami.

“Dengan begitu, Anda berdua bisa mencapai orgasme meskipun waktu yang tersedia untuk berhubungan intim mungkin tidak terlalu banyak,” kata Morse.

2. Stand and deliver

Terapis seks Ian Kerner, PhD mengungkapkan posisi ini yakni pria berdiri kemudian di depannya, wanita membungkukkan tubuhnya sebatas pinggang. Persis seperti doggy style, penetrasi dilakukan melalui arah belakang.

“Dengan posisi ini Anda tidak perlu menanggalkan celana sepenuhnya. Saat wanita membungkuk, dinding vagina akan mengencang secara otomatis dan bagi suami, Anda memiliki akses ke klitoris dengan lebih mudah,” tutur Kerner.

3. Doggy style

Survei terhadap 14.000 pria dan wanita yang dilakukan peneliti di University of Kentucky menemukan bahwa doggy style merupakan posisi yang dianggap para pasutri paling cocok untuk melakukan seks kilat. Sebab, posisi ini memberikan banyak kesempatan bagi pria untuk merasakan gesekan pada penis dan mempermudah penetrasi.

Sementara, bagi para wanita, posisi ini bisa memberi rangsangan langsung pada g-spot sehingga gairah mereka bisa melonjak dengan cepat.

4. Posisi janin

Posisi yang terkesan malas ini bisa menguntungkan pasutri yang sudah lelah namun tetap ingin melakukan sesi bercinta. Dengan skin to skin contact, pasutri bisa makin intim dan bergairah. Ketika menerapkan posisi ini, pasutri dalam posisi miring di mana istri memunggungi suami.

Saat penetrasi, istri sebaiknya agak mengangkat lututnya dengan begitu suami bisa lebih leluasa saat melakukan penetrasi dan penetrasi yang dilakukan pun lebih optimal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s